Sepertinya kalimat ini penuh cambukan motivasi untukku. Dikatakan motivasi ketika aku mampu melakukan perbaikan diri serta dapat menjadi manfaat untuk semua orang yang membutuhkan kebaikan dibumi. Semakin aku berbuat baik, semakin perlu juga aku dicambuk dari belakang. Adakah kebaikan ini ikhlas aku lakukan? Adakah kebaikan ini semata hanya untuk meraih RidhoNya atau apakah kebaikan ini hanya untuk terlihat baik dimata manusia. Astaghfirullah, A’uzubillah.
Semoga niat ini tetap Allah jaga, agar tetap istiqomah berbuat baik dan menebar kebaikan hanya untuk meraih Ridho Ilahi semata. Aamiin tsumma aamiin.
Friday, August 31, 2012
Friday, August 10, 2012
Sebentar Lagi "Dia" akan pergi :'(
Bismillah..
Apa Kabar Hati?
Semoga masih tertata Rapi..
Apa Kabar Jiwa?
Semoga masih dalam tautan cintaNya
Apa Kabar Lisan?
Masihkah mengeluarkan kata2 yang bermanfaat?
Setengah perjalanan sudah, sebentar lagi dia akan pergi
namun sudah maksimalkan bukti taatmu memperbaiki diri di Bulan ini
atau hanya rasa lapar dan dahaga yang kau habiskan
Sudahkah mushaf cintaNya lebih sering engkau baca dari sekedar membaca status teman2 sosial mediamu?
Sampai hatikah engkau meninggalkan pembuktian hambamu di sepertiga malam dengan lelapan penuh dengkur?
Engkau mampu untuk menahan rasa lapar dan haus untuk tidak makan dan minum,
namun apakah engkau mampu menahan lisanmu untuk tidak memakan bangkai saudaramu sendiri (ghibah)?
Bahagia hati bila pulsa terisi selalu diponsel kesayanganmu, namun sudahkah engkau berbagi dengan manusia2 di luar sana yang lebih membutuhkan sedikit hartamu, untuk bisa bertahan hidup
Wahai Diri..
Dia akan pergi, sebentar lagi.. ya sebentar lagi
Lakukanlah semaksimal mungkin apa yang membuatmu mulia disisiNya
Tiada yang bisa menjamin dirimi akan bertemu kembali lagi dengannya
Bisa jadi, besok pun engkau akan bertemu Malaikat Izrail
Na'uzubillah
Kencangkan Pondasi Imanmu, Kuatkan semangatmu,
agar kelak setelah ia pergi engkau benar2 menjadi manusia yang bertaqwa.
Wahai Dia yang sebentar lagi pergi,
aku akan kehilanganmu..
aku berharap pada Mu Ya Rabb, pertemukan aku kembali dengannya di tahun2 berikutnya.
karena...
aku akan merindukanmu., Wahai Ramadhan..
:(
Apa Kabar Hati?
Semoga masih tertata Rapi..
Apa Kabar Jiwa?
Semoga masih dalam tautan cintaNya
Apa Kabar Lisan?
Masihkah mengeluarkan kata2 yang bermanfaat?
Setengah perjalanan sudah, sebentar lagi dia akan pergi
namun sudah maksimalkan bukti taatmu memperbaiki diri di Bulan ini
atau hanya rasa lapar dan dahaga yang kau habiskan
Sudahkah mushaf cintaNya lebih sering engkau baca dari sekedar membaca status teman2 sosial mediamu?
Sampai hatikah engkau meninggalkan pembuktian hambamu di sepertiga malam dengan lelapan penuh dengkur?
Engkau mampu untuk menahan rasa lapar dan haus untuk tidak makan dan minum,
namun apakah engkau mampu menahan lisanmu untuk tidak memakan bangkai saudaramu sendiri (ghibah)?
Bahagia hati bila pulsa terisi selalu diponsel kesayanganmu, namun sudahkah engkau berbagi dengan manusia2 di luar sana yang lebih membutuhkan sedikit hartamu, untuk bisa bertahan hidup
Wahai Diri..
Dia akan pergi, sebentar lagi.. ya sebentar lagi
Lakukanlah semaksimal mungkin apa yang membuatmu mulia disisiNya
Tiada yang bisa menjamin dirimi akan bertemu kembali lagi dengannya
Bisa jadi, besok pun engkau akan bertemu Malaikat Izrail
Na'uzubillah
Kencangkan Pondasi Imanmu, Kuatkan semangatmu,
agar kelak setelah ia pergi engkau benar2 menjadi manusia yang bertaqwa.
Wahai Dia yang sebentar lagi pergi,
aku akan kehilanganmu..
aku berharap pada Mu Ya Rabb, pertemukan aku kembali dengannya di tahun2 berikutnya.
karena...
aku akan merindukanmu., Wahai Ramadhan..
:(
Saturday, August 13, 2011
Kumpulan Hadist tentang Puasa Ramadhan
1. Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)
2. Allah ‘Azza wajalla mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ahmad)
3. Rasulullah Saw menaiki mimbar (untuk berkhotbah). Menginjak anak tangga (tingkat) pertama beliau mengucapkan, “Aamin”, begitu pula pada anak tangga kedua dan ketiga. Seusai shalat para sahabat bertanya, “Mengapa Rasulullah mengucapkan “Aamin”? Beliau lalu menjawab, “Malaikat Jibril datang dan berkata, “Kecewa dan merugi seorang yang bila namamu disebut dan dia tidak mengucap shalawat atasmu” lalu aku berucap “Aamin.” Kemudian malaikat berkata lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan hidup bersama kedua orang tuanya tetapi dia tidak sampai bisa masuk surga.” Lalu aku mengucapkan “aamin”. Kemudian katanya lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan (hidup) pada bulan Ramadhan tetapi tidak terampuni dosa-dosanya.” Lalu aku mengucapkan “Aamin.” (HR. Ahmad)
4. Bau mulut seorang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat dari harumnya misik (minyak wangi paling harum di dunia). (HR. Bukhari)
5. Makanlah waktu sahur. Sesungguhnya makan waktu sahur menyebabkan berkah. (HR. Mutafaq’alaih)
6. Manusia tetap berkondisi baik selama mereka tidak menunda-nunda berbuka puasa. (HR. Bukhari)
7. Barangsiapa tidak dapat meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta (waktu berpuasa) maka Allah tidak membutuhkan lapar dan hausnya. (HR. Bukhari)
8. Barangsiapa shalat malam pada malam Lailatul Qodar dengan keimanan dan harapan pahala dari Allah maka akan terampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)
9. Mungkin hasil yang diraih seorang shaum (yang berpuasa) hanya lapar dan haus, dan mungkin hasil yang dicapai seorang yang shalat malam (Qiyamul lail) hanyalah berjaga. (HR. Ahmad dan Al Hakim)
10. Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berbuka puasa maka dia memperoleh pahalanya, dan pahala bagi yang (menerima makanan) berpuasa tidak dikurangi sedikitpun. (HR. Tirmidzi)
11. Tidaklah termasuk kebajikan orang yang tetap berpuasa dalam perjalanan (musafir). (HR. Bukhari)
12. Barangsiapa berbuka puasa sehari tanpa rukshah (alasan yang dibenarkan) atau sakit, maka tidak akan dapat ditebus (dosanya) dengan berpuasa seumur hidup meskipun dia melakukannya. (HR. Bukhari dan Muslim)
13. Barangsiapa berpuasa Ramadhan (penuh) lalu diikuti dengan berpuasa enam hari dalam bulan Syawal maka dia seperti berpuasa seumur hidup. (HR. Muslim)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) – Dr. Muhammad Faiz Almath – Gema Insani Press
——————————————————————————–
www.opi.110mb.com
2. Allah ‘Azza wajalla mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ahmad)
3. Rasulullah Saw menaiki mimbar (untuk berkhotbah). Menginjak anak tangga (tingkat) pertama beliau mengucapkan, “Aamin”, begitu pula pada anak tangga kedua dan ketiga. Seusai shalat para sahabat bertanya, “Mengapa Rasulullah mengucapkan “Aamin”? Beliau lalu menjawab, “Malaikat Jibril datang dan berkata, “Kecewa dan merugi seorang yang bila namamu disebut dan dia tidak mengucap shalawat atasmu” lalu aku berucap “Aamin.” Kemudian malaikat berkata lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan hidup bersama kedua orang tuanya tetapi dia tidak sampai bisa masuk surga.” Lalu aku mengucapkan “aamin”. Kemudian katanya lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan (hidup) pada bulan Ramadhan tetapi tidak terampuni dosa-dosanya.” Lalu aku mengucapkan “Aamin.” (HR. Ahmad)
4. Bau mulut seorang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat dari harumnya misik (minyak wangi paling harum di dunia). (HR. Bukhari)
5. Makanlah waktu sahur. Sesungguhnya makan waktu sahur menyebabkan berkah. (HR. Mutafaq’alaih)
6. Manusia tetap berkondisi baik selama mereka tidak menunda-nunda berbuka puasa. (HR. Bukhari)
7. Barangsiapa tidak dapat meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta (waktu berpuasa) maka Allah tidak membutuhkan lapar dan hausnya. (HR. Bukhari)
8. Barangsiapa shalat malam pada malam Lailatul Qodar dengan keimanan dan harapan pahala dari Allah maka akan terampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)
9. Mungkin hasil yang diraih seorang shaum (yang berpuasa) hanya lapar dan haus, dan mungkin hasil yang dicapai seorang yang shalat malam (Qiyamul lail) hanyalah berjaga. (HR. Ahmad dan Al Hakim)
10. Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berbuka puasa maka dia memperoleh pahalanya, dan pahala bagi yang (menerima makanan) berpuasa tidak dikurangi sedikitpun. (HR. Tirmidzi)
11. Tidaklah termasuk kebajikan orang yang tetap berpuasa dalam perjalanan (musafir). (HR. Bukhari)
12. Barangsiapa berbuka puasa sehari tanpa rukshah (alasan yang dibenarkan) atau sakit, maka tidak akan dapat ditebus (dosanya) dengan berpuasa seumur hidup meskipun dia melakukannya. (HR. Bukhari dan Muslim)
13. Barangsiapa berpuasa Ramadhan (penuh) lalu diikuti dengan berpuasa enam hari dalam bulan Syawal maka dia seperti berpuasa seumur hidup. (HR. Muslim)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) – Dr. Muhammad Faiz Almath – Gema Insani Press
——————————————————————————–
www.opi.110mb.com
Thursday, March 31, 2011
tanpa judul
Bismillah..
hanya kata ini yang paling ampuh ketika saya mulai merasa enggan melakukan sesuatu.
Hari ini udah tepat dua bulan dr pengerjaan TA(tugas akhir) yang seharusnya sudah setengah perjalanan dari batas deadline. Tapi kenyataannya, sampai dengan hari ini 50% pun blm.
Kenapa dan Kenapa?
Untuk menjawab it usemua memang wajar jika saya punya statement pembelaan diri, yah..jawaban klise sekali."tidak sempat". Apa saya sesibuk Paris Hilton? SBY? Sm*Sh? ataukah setegar Rossa?(oh no! udh ngaco ni). Hanya ada jawaban yang pasti dari ini semua. MANAJEMEN WAKTU YANG BURUK!!
Waktu yang disediakan oleh Sang Penguasa Waktu untuk semua manusia d bumi ini sudah cukup bahkan mungkin saja bisa berlebih bagi siapapun yang bisa memanajemennya dengan baik.
Bukankah Allah sendiri telah bersumpah demi Sang Waktu.? Hanya Orang-orang yang sabar dan saling menasehati dalam kebenaranlah orang yang beruntung.(QS.Al-Ashr)
Baiklah, tidak ada kata terlambat, apalagi telat dan sejenisnya. Semua ada jalan bagi siapapun yang mau berusaha. eperti pepatah Arab,"Man Jadda Waa Jadda".
(lagi" kata ini yang SANGAT ampuh)
Bismillah..
saya pasti bisa! keyakinan adalah kunci dari sebuah kesuksesan.
yakin bisa..yakin bisa..
hanya kata ini yang paling ampuh ketika saya mulai merasa enggan melakukan sesuatu.
Hari ini udah tepat dua bulan dr pengerjaan TA(tugas akhir) yang seharusnya sudah setengah perjalanan dari batas deadline. Tapi kenyataannya, sampai dengan hari ini 50% pun blm.
Kenapa dan Kenapa?
Untuk menjawab it usemua memang wajar jika saya punya statement pembelaan diri, yah..jawaban klise sekali."tidak sempat". Apa saya sesibuk Paris Hilton? SBY? Sm*Sh? ataukah setegar Rossa?(oh no! udh ngaco ni). Hanya ada jawaban yang pasti dari ini semua. MANAJEMEN WAKTU YANG BURUK!!
Waktu yang disediakan oleh Sang Penguasa Waktu untuk semua manusia d bumi ini sudah cukup bahkan mungkin saja bisa berlebih bagi siapapun yang bisa memanajemennya dengan baik.
Bukankah Allah sendiri telah bersumpah demi Sang Waktu.? Hanya Orang-orang yang sabar dan saling menasehati dalam kebenaranlah orang yang beruntung.(QS.Al-Ashr)
Baiklah, tidak ada kata terlambat, apalagi telat dan sejenisnya. Semua ada jalan bagi siapapun yang mau berusaha. eperti pepatah Arab,"Man Jadda Waa Jadda".
(lagi" kata ini yang SANGAT ampuh)
Bismillah..
saya pasti bisa! keyakinan adalah kunci dari sebuah kesuksesan.
yakin bisa..yakin bisa..
Subscribe to:
Posts (Atom)

