Thursday, January 6, 2011

Hadits Tentang Menuntut Ilmu

Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11)

Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah)

Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga (Shahih Al jami)

Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim).

“Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”(Bukhari)

Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Alloh sampai dia kembali (Shahih Tirmidzi)

Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)

Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Qur’an dan yang mengajarkannya (HR bukhari )

Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud )

Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah)

Duduk bersama para ulama adalah ibadah. (HR. Ad-Dailami)

Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352)

Abdullah bin Mas’ud berkata, “Nabi saw bersabda, Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal, yaitu seorang laki-laki yang diberi harta oleh Allah lalu harta itu dikuasakan penggunaannya dalam kebenaran, dan seorang laki-laki diberi hikmah oleh Allah di mana ia memutuskan perkara dan mengajar dengannya.(Bukhari)

Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil. (HR. Abu Dawud dan Aththusi)

Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan aka dilipat gandakan sepuluh, saya tidak mengatakan ,”Alif,lam,mim” satu huruf , tetapi alif satu huruf , lam satu huruf , dan mim satu huruf,(HR Bukhori)

Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka … neraka. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus. (Shahih Muslim No.4232)

Abu Musa mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Perumpamaan apa yang diutuskan Allah kepadaku yakni petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan lebat yang mengenai tanah. Dari tanah itu ada yang gembur yang dapat menerima air (dan dalam riwayat yang mu’allaq disebutkan bahwa di antaranya ada bagian yang dapat menerima air), lalu tumbuhlah rerumputan yang banyak. Daripadanya ada yang keras dapat menahan air dan dengannya Allah memberi kemanfaatan kepada manusia lalu mereka minum, menyiram, dan bertani. Air hujan itu mengenai kelompok lain yaitu tanah licin, tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan rumput. Demikian itu perumpamaan orang yang pandai tentang agama Allah dan apa yang diutuskan kepadaku bermanfaat baginya. Ia pandai dan mengajar. Juga perumpamaan orang yang tidak menghiraukan hal itu, dan ia tidak mau menerima petunjuk Allah yang saya diutus dengannya.” (Bukhari)

Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud)

Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi)

Apabila kamu melihat seorang ulama bergaul erat dengan penguasa maka ketahuilah bahwa dia adalah pencuri. (HR. Ad-Dailami)

Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)

Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)

Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani)

“Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina”
* Telah berkata al-Baihaqy di kitabnya al-Madkhal (hal. 242) dan di kitabnya Syu’abul Iman (4/291 dan ini lafadznya), “Hadits ini matannya masyhur sedangkan isnadnya dla’if. Dan telah diriwayatkan dari beberapa jalan (sanad) yang semuanya dla’if.”

Wallahu a’lam.

sumber: http://hadis-islam.blogspot.com/2010/05/hadits-tentang-menuntut-ilmu.html

Ketika Hati Telah Ternoda..

Akhwat Jatuh Cinta? Emang bisa? Helooo akhwat juga manusia lhoo..
Masalahnya adalah ketika hati ini telah merasakan 'sesuatu' maka cepat"lah bermuhasabah diri.. apa yang salah dalam diri kita? mengapa timbul rasa cinta selain cinta padaNya? atau mungkin hanya sekedar. Emang nggak boleh ya? dikiiit..aja.(*nah lho?). Disini akhwat yang saya maksud adalah akhwat yang 'terjun' dalam sebuah organisasi atau manhaj harakah atau gampangnya organisasi islam.
Berikut percakapan antara akhwat :

Tuesday, January 4, 2011

Dikejar Deadline!!



Bismillah..
Rasanya hari cepat sekali berlalu..
Tadinya 2010 sekarang udah 2011, ingin sekali rasanya mengulang waktu. Tapi itu tidak mungkin..
Bukankah Allah sendiri juga telah bersumpah dalam Ayat CintaNya QS.Al Ashr
Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
(Q.S Al-'Ashr : 1-3)
Astaghfirullahal'adziim..

Yah, begitu banyak deadline yang mesti saya kejar, eh salaah kerjakan!
liat buku agenda, satupun deadline rutinitas blum tercoret(tanda selesai mengerjakan deadline)
Apa saya sesibuk Paris Hilton?
atau secapek SBY dengan seabrek progja negara yang sampai sekarang masih terbengkalai?
entahlahhh
saya rasa ini juga faktor dari liburan semester yang saya jalani saat ini.
Sejujurnya Saya benci liburan. nah lho?
iya, Kenyataannya semangat onfire dalam diri saya kandass.. bawaannya males"an.
terbukti, ketika saya menjalani rutinitas harian kuliah saya, badan saya insyaAllah fit, mungkin karena pengaruh bergeraknya seluruh organ tubuh saya, termasuk otak saya yang bekerja dua kali lipat ketika saya kuliah, sehingga mengakibatkan seluruh selsel yang ada ditubuh saya bekerja aktif, penuh semangat, bergerak, dan agresif!!! (ha, ngomongin apa sihh?)
Tidak heran, udah menjalani liburan seminggu, saya terjangkit demam. flu yang tidak sembuh" sampai sekarang-.-"
Imunitas tubuh menurun, daya ingat melemah, letih dan lesu..apalagi lunglai..
TIDAAAAK!!!
tidak boleh!! tidak boleh begini terus. Sebentar lagi awal semester 6 akan dimulai, Dimana saya harus benar" mngerahkan seluruh potensi yang ada hanya untuk menyelesaikan studi yang udah saya jalani hampir 3 tahun. Yah.. TA(tugas akhir)
Deadline pertama yang ada diAgenda harian saya adalah
MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR--walau badai menghadang--
Liburan ini harus ada 1 hal yang bisa membuahkan hasil untuk TA saya. Setidaknya judul!
Deadline! kau kukejar dan kutangkap!!!
:D

Bismillah. Wish me luck!!

Monday, January 3, 2011

Mencari Inspirasi

Bismillah

Pernah lihat satu iklan di tipi(televisi) kan? memperkenalkan produknya dengan berbagai cara supaya menarik banyak orang memakai dan membeli produknya. Yah..balik ke tittle, ada salah satu iklan yang menuut saya lucu.
Begini kira" slogannya"Butuh inspirasi?? Baca Koran Sin*o!!!
Saya lagi butuh inspirasi, apakah saya harus melakukan apa yang diperintahkan slogan iklan tersebut?
tidak juga...
Boleh berbagi pengalaman kan? saya akan sharing bagaimana mencari inspirasi ala saya
chekidot! *Membaca tulisan ini menyebabkan efek samping yang luar biasa dari hidup Anda! Apapun itu terimalah Ada apanya:D*

pertama, yang saya lakukan ketika tingkat kejenuhan dan kelola(loding lama)an datang menghampiri, saya pertama diam dan ..Istighfar. ini obat paling ampuh, sepanjang mengucapkannya dengan ikhlas:)
kedua, berfikir. Ada apa dengan saya? kenapa dengan otak saya? apa ada saraf yang putus? sehingga sulit sekali mencari inspirasi untuk menuangkan ide? atau mungkin.. ada hal aneh yang merasuki tubuh saya. Astaghfirullah'azim.. lagi" istighfar yang paling ampuh:P
ketiga, mencari pena dan kertas(terserah apapun itu, kalo ada henpon ya henpon, yang jelas ini sangat ampuh untuk mencari ide)Gimana caranya? nah..kalo ada pena, tulis semua apa yang ingin Anda cari. Atau misalnya Anda mendapat tugas sekolah mengarang mengenai politik yang meradang di Indonesia(Kedengarannya malas kan? Yup! memang) biasanya saya ambil secarik kertas kemudian pena yang tidak macet:) untuk menulis kata politik tersebut. Buatlah kata politik tersebut sebesar dan seindah mungkin. Biasanya, setelah menggambar kata tersebut, muncullah satu ide, yah.. politik itu bla..bla. kalo udah dapet ide dikepala, jangan lupa langsung tuangkan ke dalam kertas. Tulis! Ingatan yang dituang dalam tulisan akan lebih awet.
Jika setelah menulis, masih ada yang macet. Lakukan hal yang sama..Jika macet lagi.. ganti pena dengan yang baru.Hhaa
keempat, Jangan pernah berhenti menulis. Tulis dan tulis.. maka ide yang ada dikepala anda akan tertuang dengan sendirinya. Percayalah..

Selamat Mencoba :-)